Perbedaan Hukum di Indonesia dan di USA

Perbedaan Hukum di Indonesia dan di USA – Kini perekonomian di dunia mengalami berbagai macam perubahan. Di mana perubahan tersebut dikarenakan adanya efek pandemic yang mEnyerang berbagai Negara termasuk juga di Indonesia. Indonesia sendiri, ketika akan menyesuaikan dengan perkembangan perekonomian global, melakukan banyak revisi terhadap berbagai hukum khususnya hukum ekonominya. Namun, selain di Indonesia, ada berbagai Negara juga yang ikut melakukan beberapa perubahan salah satunya adalah Amerika.

Bagaimana Sistem Hukum di Amerika?

Justicepartyusa – Sistem hukum yang ada di Amerika juga memiliki aturannya tersendiri. Di mana Amerika menganut pemerintahannya tanpa menggabungkan beberapa aturan lain yang sama dari berbagai Negara lainnya. Karakter hukum yang ada di Amerika sendiri adalah common law di mana tidak bisa dinafikkan atau diubah bahkan ditambahkan dengan berbagai alasan apapun.

Amerika Serikat sendiri masuk dalam salah satu Negara yang memiliki sistem hukum Anglo Saxon atau hukum kepailitan yang akan diatur dari Bankcruoty Code. Kemudian, nantinya kongres yang ada di Amerika ini membuat beberapa undang-undang yang terkait dengan kebangkrutan di tahun 1800. Di mana isinya akan mirip dengan undang-undang kebangkrutan yang dibuat oleh Inggris. Namun, pada abad ke 18 sendiri, Amerika memiliki undang-undang negaranya sendiri yang bertujuan untuk melindungi sejumlah debitur dari adanya hukuman penjara karena tidak mampunya mereka dalam membayar hutang.

Sedangkan untuk Undang-Undang Federal Amerika Serikat di tahun 1800 ini sudah diubah selama beberapa kali. Di mana beberapa tahun pengubahan ini mulai dari 1841, 1867, 1878, 1898, 1938, 1867, 1898, 1978 dan 1984. Sedangkan untuk tahun 1841 sampai dengan tahun 1867 sendiri, tidak disediakan beberapa undang-undang yang berkaitan dengan kebangkrutan. Hal ini dikarenakan undang-undang lama sudah dicabut, sedangkan untuk undang-undang pengganti atau undang-undang yang terbaru hadir di tahun 1867.

Perbedaan Hukum di Indonesia dan di USA

 

Inilah Perbedaan Hukum Terkait Kepailitan di Indonesia dan Amerika

Semua orang bisa memahami bahwa hukum yang ada di Amerika dan juga di Indonesia akan sangat berbeda. Untuk perekonomian yang dimiliki luar negeri apalagi di Amerika sendiri juga sangat berkembang dengan mengikuti globalisasi perekonomian masa kini. Indonesia sendiri, akan memunculkan beberapa sistem transplantasi pada bidang hukum yaitu adanya perpindahan dari aturan maupun sistem hukum yang satu ke yang lainnya.

Sedangkan untuk hukum yang ada di Amerika akan menerapkan sistem hukum Anglo Saxon. Di mana undang-undang yang ada di dalamnya menyebutkan bahwa kebangkrutan adalah hukuman untuk debitur yang nakal dan mengabaikan hutang mereka bahkan sengaja untuk menyembunyikan sejumlah asset-aset penting mereka. Kemudian, beberapa undang-undang ini akan memberikan sejumlah hak untuk kelompok kreditur yang nantinya tidak dimiliki oleh kreditur sendiri secara individual.

Baca juga : Mengenal Bagaimana Sistem Hukum di USA

Peraturan di awal-awal pemberlakuan hukum pailit yang ada di Amerika ini memang begitu banyak memberikan aturan terkait larangan property dengan adanya itikad-itikad yang tidak baik. Aturan ini pun hampir sama atau menyerupai dengan aturan Inggris. Sebenarnya, untuk perbedaan pendalam diakibatkan karena adanya perbedaan sejarah dari lahirnya hukum kepailitan itu sendiri baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di Amerika. Bukan hanya itu saja, ada beberapa perbedaan lain yang diakibatkan karena adanya sistem hukum yang dianut oleh berbagai Negara dengan sistem yang juga berbeda-beda pastinya.  Akan tetapi, dalam perkembangan hukum yang akan terjadi, nantinya juga bisa dilihat dari convergency yang ada di berbagai bidang hukum. Baik Negara Indonesia, maupun Negara Amerika sendiri yang menganut civil law maupun common law.