Menilik Hukum dan Sosial di Amerika Serikat

Menilik Hukum dan Sosial di Amerika Serikat – Berdasarkan dengan politik dan perekonomiannya, Amerika merupakan negara adidaya di dunia. Bisnis di negara ini merupakan pendorong utama bagi sistem ekonomi dan budayanya. Berbicara mengenai Amerika, banyak pembahasa menarik yang dapat kita simak. Salah satu pembahasan yang menarik adalah pembahasan mengenai masalah sosial dan hukum yang ada di Amerika. Amerika merupakan negara yang dihuni oleh 324 juta lebih penduduk. Berdasarkan populasinya, negara ini menjadi negara terbesar nomor 3. Amerika dibatasi oleh samudera Atlantik dan samudera pasifik.Negara ini dibagi menjadi 50 negara bagian. Amerika memiliki 4 musim yang berbeda. Keempat musim tersebut adalah musim dingin, semi, panas dan musim gugur. Di bagian tenggara, musim dingin di Amerika terasa lebih ringan. Musim dingin dengan suhu ekstrem dapat ditemukan di Amerika bagian utara.

Etnis dan agama yang ada di Amerika sangat beragam. Informasi mendetail seputar agama dan etnis di Amerika sulit untuk dikenali karena warga Amerika berasal dari etnis yang beragam. Praktek keagamaan dan kepercayaan di Amerika juga sangat beragam. Sebagian penduduk Amerika menilai bahwa kepercayaan memiliki peranan yang sangat penting di kehidupannya. Penduduk negara ini adalah suku indian. Suku ini hidup secara berkelompok dan keberadaannya masih dapat dijumpai hingga saat ini. Sekitar 80% warga Amerika fasih menggunakan bahasa Inggris. Penduduk Amerika menggunakan bahasa Inggris karena kolonialisasi yang pernah dialami oleh Amerika. Aksen yang berbeda-beda dapat kita temui di Amerika. Karena hal inilah, pendatang akan merasa kesulitan untuk memahami aksen dan dialek warga Amerika.

Justicepartyusa – Setelah membahas mengenai masalah sosial di Amerika Serikat, kita juga perlu membahas mengenai hukum di negara tersebut. Sumber hukum yang ada di negara ini adalah common law, statuta, hukum konstitusi dan hukum administratif. Konstitusi Amerika Serikat sendiri menjadi sumber hukum paling penting yang ada di negara ini. Kesemua hal yang berkaitan dengan hukum harus mematuhi Konstitusi Amerika Serikat. Mahkamah agung dapat membatalkan suatu statuta jika statuta tersebut bertolak belakang dengan Konstitusi Amerika Serikat. Negara ini juga memberikan hak konstitusional bagi pihak yang divonis mendapatkan hukuman selama 6 bulan lebih melalui pengadilan juri. Juri akan mempertimbangkan kesaksian dan bukti dalam menentukan pertanyaan. Hakim akan mengatur pertanyaan yang telah dipertimbangkan oleh juri. Sebagai penemu fakta, juri memiliki peranan sebagai detektor kebohongan. Juri yang dilibatkan dalam sebuah peradilan berjumlah 12. Namum banyak kondisi yang membuat jumlah juri dikurangi berdasarkan dengan aturan legislatif. Vonis dapat diputuskan meskipun terdapat perbedaan penilaian yang dilakukan oleh para juri.

Berdasarkan hukum Amerika, pihak yang dinilai tak bersalah dapat terbukti bersalah. Juri harus memiliki keyakinan jika pihak tersebut tidak bersalah. Juri akan mengajukan pertanyaan yang wajar. Selama persidangan, ada beberapa pihak yang terlihat. Pihak tersebut berupa hakim, terdakwa, korban, penuntut umum, juri, saksi dan pangacara. Hakim akan menjelaskan dan membuka persidangan. Ia juga akan memutuskan seberapa berat hukuman yang akan diberikan kepada terdakwa. Pengacara bertugas dalam menjelaskan kepada juri jika terdakwa merupakan pihak yang tidak bersalah. Penuntut umum menerangkan jika terdakwa merupakan pihak yang bersalah. Proses pembuktian dilakukan dengan mendengarkan keterangan terdakwa dan mendatangkan para saksi. Terdakwa juga tidak harus memberukan keterangan selama di peradilan. Juri tidak boleh memberikan pertanyaan kepada terdakwa, korban dan saksi. Dengan suara bulat, juri dapat memutuskan keputusan.